Christian Doctrine: Doing Theology Well | Guest Speaker: Teemu Lehtonen, PhD, DMin
Kuliah teologi internasional SAMSB–TIU–WWES pada 3 Agustus 2026 menghadirkan Teemu Lehtonen yang menegaskan bahwa berteologi merupakan refleksi iman setiap orang yang harus dilakukan secara setia, alkitabiah, dan berpusat pada Kristus. Pengajaran ini menyoroti integrasi antara pengetahuan teologis, peran Roh Kudus, dan pelayanan misi yang praktis. Acara yang dilengkapi dengan sesi tanya jawab bersama Dr. Naek Sijabat ini turut mengulas penerapan teologi dalam menghadapi berbagai isu krusial, mulai dari kedewasaan spiritual dan tantangan masyarakat sekuler hingga harmoni antara sains dan Alkitab.
Deskripsi Video
Tentang pembelajaran ini
Christian Doctrine: Doing Theology Well
Kuliah teologi internasional yang diselenggarakan oleh SAMSB–TIU–WWES pada Senin, 3 Agustus 2026. Dalam sesi yang penuh wawasan ini, Teemu Lehtonen mengeksplorasi apa artinya melakukan teologi Kristen secara setia, alkitabiah, dan missional. Kuliah ini menekankan bahwa teologi bukan sekadar kegiatan akademis, melainkan sesuatu yang dilakukan setiap orang saat merenungkan pertanyaan-pertanyaan mengenai Allah, keselamatan, kehidupan, tujuan hidup, dan kekekalan. Oleh karena itu, pertanyaan utamanya bukanlah apakah kita sedang berteologi, melainkan apakah kita melakukan teologi dengan baik.
Beberapa tema kunci yang dibahas meliputi pendidikan teologi yang muncul dari kebutuhan pelayanan, belajar teologi sambil aktif melayani dalam misi, serta tingkatan teologi mulai dari teologi rakyat (folk), awam (lay), pelayanan (ministerial), profesional, hingga akademis. Sesi ini juga mengulas prinsip iman yang mencari pemahaman (faith seeking understanding), peran Roh Kudus dalam refleksi teologis, posisi Alkitab sebagai hakim tertinggi atas kehidupan, pelayanan, tradisi, dan pengalaman, serta Yesus Kristus sebagai pusat teologi Kristen. Pembahasan dilanjutkan dengan pembentukan pikiran, karakter, dan misi, empat penekanan utama Injili (Alkitab, salib, pertobatan, dan misi), perbedaan antara doktrin primer dan sekunder, hingga hubungan antara pengetahuan teologis, gairah spiritual, dan pelayanan yang setia.
Pengajaran utama tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Dr. Naek Sijabat. Diskusi ini membahas berbagai isu praktis dan teologis, seperti perbedaan doktrinal, kedewasaan spiritual, identitas denominasi, hubungan antara teologi dan transformasi hidup, tantangan yang dihadapi gereja-gereja di masyarakat sekuler, disiplin spiritual, iman yang sejati, serta hubungan antara sains dan penafsiran Alkitab.
