Program Description
Tentang Doctor of Theology
Doctor of Theology (D.Th) merupakan program doktor doktoral yang membekali mahasiswa dengan integrasi tingkat tinggi antara teologi biblika, teologi sistematis terapan, dan metodologi riset ilmiah. Program ini menekankan penguasaan hermeneutika Reformed, pengajaran dan khotbah kontekstual, perawatan pastoral, serta etika dalam teologi publik guna merespons tantangan kontemporer. Melalui penyusunan disertasi berbasis penelitian terapan, mahasiswa dibimbing untuk menghasilkan sumbangsih pemikiran yang orisinal dan solutif bagi perkembangan ilmu teologi dan pelayanan nyata.
Program Overview
Informasi program
- Konsentrasi
- Hermeneutika Reformed & Teologi Terapan, Kepemimpinan Transformasional.
- Model pembelajaran
- Blended Learning / Hybrid (E-Learning & Zoom)
- Bahasa pengantar
- Bahasa Indonesia (dengan istilah/referensi mata kuliah dalam Bahasa Inggris).
- Sasaran mahasiswa
- Dosen/akademisi teologi, pimpinan gereja/sinode, penulis & peneliti teologi, doktor riset, serta pelayan senior yang ingin mencapai puncak kualifikasi akademik dan kepemimpinan pemikiran Kristen.
Curriculum
Daftar mata kuliah
Daftar mata kuliah untuk program ini akan ditambahkan setelah kurikulum resmi tersedia.
Program Details
Informasi tambahan program
Admission
Persyaratan masuk
Calon mahasiswa program Doktor (S3) dipersyaratkan memiliki ijazah Magister/S2 (M.Th, M.Div, M.CE, M.CL, M.BS, atau S2 sederajat) dari berbagai disiplin ilmu, serta memiliki rekam jejak pengalaman pelayanan/kepemimpinan yang relevan sebagai portofolio konversi skema RPL. Selain itu, pendaftar wajib melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan gereja/sinode/lembaga akademis, serta mengisi formulir pendaftaran dengan melengkapi seluruh berkas administrasi dan rancangan awal topik riset.
Professional Scope
Ruang lingkup profesional
Program doktoral ini dirancang secara fleksibel agar para akademisi dan pemimpin senior tetap dapat menyelesaikan riset tingkat doktor tanpa menghentikan tugas kepemimpinan dan pelayanan strategis mereka.
