Program Description
Tentang Doctor of Christian Leadership
Doctor of Christian Leadership membekali mahasiswa dengan penguasaan riset filosofis, teologis, dan historis mengenai kepemimpinan Kristen dari era Alkitabiah hingga penerapannya di masa depan. Program ini mengkaji secara kritis model pelayanan Yesus, landasan filsafat agama, serta peran dan pengaruh strategis para pemimpin Kristen dalam skala global. Melalui penulisan disertasi berbasis penelitian orisinal, mahasiswa dibimbing untuk menghasilkan teori, kerangka kerja, atau solusi kepemimpinan yang inovatif dan transformatif.
Program Overview
Informasi program
- Konsentrasi
- Sejarah & Teologi Kepemimpinan Alkitabiah, Filsafat Agama & Kepemimpinan, Pengaruh Global & Isu Kontemporer
- Model pembelajaran
- Blended Learning / Hybrid (E-Learning & Zoom)
- Bahasa pengantar
- Bahasa Indonesia (dengan istilah/referensi mata kuliah dalam Bahasa Inggris).
- Sasaran mahasiswa
- Dosen/akademisi kepemimpinan, eksekutif organisasi/yayasan Kristen, peneliti kepemimpinan, pimpinan gereja/sinode, serta praktisi senior yang ingin mencapai puncak kualifikasi akademis dan pengaruh ilmiah.
Curriculum
Daftar mata kuliah
Daftar mata kuliah untuk program ini akan ditambahkan setelah kurikulum resmi tersedia.
Program Details
Informasi tambahan program
Admission
Persyaratan masuk
Calon mahasiswa program Doktor (S3) dipersyaratkan memiliki ijazah Magister/S2 (M.CL, M.Th, M.Div, M.CE, M.BS, atau S2 sederajat) dari berbagai disiplin ilmu, serta memiliki rekam jejak pengalaman pelayanan/kepemimpinan yang relevan sebagai portofolio konversi skema RPL. Selain itu, pendaftar wajib melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan gereja/sinode/lembaga akademis, serta mengisi formulir pendaftaran dengan melengkapi seluruh berkas administrasi dan rancangan awal proposal riset kepemimpinan.
Professional Scope
Ruang lingkup profesional
Program Ph.D ini menggabungkan ketajaman akademis ilmiah dengan wawasan praktis dunia nyata. Melalui jalur RPL dan metode Blended Learning, para eksekutif dan pemimpin rohani dapat menyelesaikan riset doktoral mereka secara fleksibel tanpa meninggalkan tanggung jawab kepemimpinan strategis.
